Kebebasan Politik, Kebebasan Ekonomi, Rule of Law dan Indonesia

in-2015-region-map-web-world

Perkembangan ekonomi suatu bangsa tidak bisa lepas dari kondisi politik bangsa tersebut. Politik suatu bangsa tidak bisa lepas dari kondisi ekonomi yang menjadi motif bagi para pemain politik. Kondisi ekonomi dan politik suatu bangsa juga tidak bisa dilepaskan dari supremasi hukum atau rule of law pada suatu bangsa. Ketiga sektor tersebut tidak bisa dilepaskan dari suatu perkembangan suatu bangsa. Pengelolaan yang baik bagi ketiga sektor tersebut menjadi indikator utama dalam melihat kondisi dan prediksi akan kemana bangsa tersebut akan berjalan. Tapi sebelumnya apa yang dimaksud dengan kebebasan politik, kebebasan ekonomi dan rule of law yang dimaksud di dalam tulisan ini?

Saling mengisi, Saling mempengaruhi

Kebebasan politik yang dimaksud di sini adalah kondisi dimana tidak adanya pembatasan yang memaksa dari pemerintah. Masyarakat memiliki kebebasan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan mereka dan tidak ada kekuatan yang koersif terhadap orang lain. Kebebasan di sini adalah kebebasan setiap individu tetapi tidak menyinggung kebebasan milik orang lain dan memperhatikan demarkasi dari setiap hak individu. Sehingga kebebasan yang terbentuk tidak mengganggu kebebasan yang serupa pada orang lain (Doering, 2011).

Kebebasan Ekonomi yang dituju adalah setiap masyarakat memilii kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi mereka tanpa ada batasan dari pemerintah. Kebebasan ini dapat terjadi apabila sistem ekonomi yang diterapkan ramah terhadap pasar yang ada atau sederhananya ekonomi pasar berjalan dengan baik dalam suatu masyarakat.

Rule of Law atau supremasi hukum adalah konsep dimana seluruh elemen pemerintah yang berarti seluruh orang, institusi dan entitas, publik maupun privat, termasuk negara itu sendiri bertanggung jawab kepada hukum yang telah diundangkan secara terbuka, penegakan yang sama adilnya dan disidangkan secara independen serta konsisiten terhadap norma dan standar HAM internasional (Security Council, 2004).

Ketiga hal tersebut saling berperan dan mempengaruhi satu sama lain. Ketiadaan satu sektor akan mempersulit kedua sektor lainnya. Stabilitas ekonomi yang sudah disebutkan sebelumnya dimana kebebasan seseorang diakui dan bebasnya pembatasan dan tekanan sangat mempengaruhi di sektor ekonomi dimana setiap orang bebas melakukan kerja sama ekonomi dengan siapa pun tanpa mengganggu pihak manapun. Selain stabilitas politik, rule of law juga ikut mempengaruhi ekonomi suatu bangsa. Penegakan hukum yang kuat dan tegas akan melindungi hak kepemilikan yang dimiliki setiap orang dan setiap individu terbebas dari segala bentuk tindakan pembatasan dan kesewenang-wenangan atas kegiatan ekonomi (Doering, 2011). Selain itu juga, tegaknya hukum juga mempengaruhi terhadap pendapatan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian Rigobon & Rodrik (2005) menunjukkan bahwa terdapat dampak yang sangat kuat antara penegakan rule of law terhadap pendapatan seseorang.

Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia merupakan negara terbesar di regional Asia Tenggara. Dengan jumlah penduduk yang besar merupakan potensi pasar yang sangat besar di regional maupun dunia. Namun bila kita melihat penerapan ketiga sektor ini di Indonesia, bangsa ini masih perlu melakukan transformasi. Indonesia berada di peringkat 105 di dunia dan peringkat 22 di regional Asia-Pasifik dengan nilai sebesar 58,1 di Economic Freedom Index. Nilai ini menurun sebesar 0,4 poin dibanding dengan tahun lalu. Kebebasan ekonomi Indonesia yang masih lemah. Walau pengadilan mulai menunjukkan independensi tetapi korupsi masih tetap ada. Regulasi dalam berbisnis dan pasar tenaga kerja yang berlebih menciptakan inefisiesnsi pada supply tenaga kerja dan transformasi bisnis (Heritage Foundation, 2015).

Dalam penegakan rule of law, korupsi tetap menjadi endemik, terutama pada parlemen dan institusi kunci seperti kepolisian. Kekuatan pengadilan masih lemah dan inefisien. Hak kepemilikan diakui oleh pemerintah namun penegakan masih inefisien dan tidak merata. Secara keseluruhan penegakan hukum di Indonesia masih di bawah rata-rata dunia.

Dari sisi kebebasan bisnis, tenaga kerja, dan investasi, Indonesia masih di bawah rata-rata dunia. Hal ini disebabkan oleh birokrasi dan regulasi Indonesia yang masih lambat, berlebihan dan rumit. Selain itu juga masih besarnya peran pemerintah di dalam perekonomian nasional. Dan pasar tenaga kerja yang masih kurang fleksibel.

Namun dari sisi kebebasan moneter dan perdagangan Indonesia sudah sama dengan nilai rata-rata dunia. Bahkan kebebasan finansial dan fiskal sudah melebihi rata-rata dunia. Hal ini ditandai dengan stabilitas dan berkembangnya perbankan nasional dan pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah demi mencapai kebebasan ekonomi dan penegakan hukum yang baik. Menurunnya nilai yang didapat dari tahun lalu merupakan evaluasi yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Ketertinggalan Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga juga harus menjadi patokan dalam melakukan transformasi yang lebih baik lagi. Indonesia sampai saat ini masih belum berada di keadaan yang baik dalam penegakan hukum dan kebebasan ekonomi yang mumpuni.

Diolah dari

Doering, D. (2011). Freedom , The Rule of Law and Market Economy Concerning a cognitive dissonance (1st ed.). Berlin: Liberal Institute Friedrich-Naumann-Stiftung.

Heritage Foundation. (2015). Indonesia Economic Freedom Report. Retrieved from http://www.heritage.org/index/pdf/2015/countries/indonesia.pdf

Rigobon, R., & Rodrik, D. (2005). Rule of Law, Democracy, Openness, and Income: Estimating The Interrelationships. Economics of Transition, 13(3), 533–564. doi:10.1111/j.1468-0351.2005.00226.x

Security Council, U. N. (2004). The Rule of Law and Transitional Justice in Conflict and Post-Conflict Societies. New York.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s