Yang Terhormat Pemerintah, Jangan Memperburuk Keadaan.

6af8f580e799444e5a52119018e87a65_XL

Sebuah kehidupan yang beradab sangat bergantung pada hadirnya moda angkutan yang handal dan efisien. Moda angkutan penting untuk kegiatan ekonomi (perpindahan barang dari produsen ke konsumen) dan mobilitas orang dari tempat tinggal mereka ke tempat pemenuhan kebutuhan sehari – hari mereka, seperti perkerjaan; pendidikan; belanja dan rekreasi  (Iles 2005).

Bertolak belakang dengan hipotesis tersebut, moda angkutan Indonesia, khususnya kota – kota besar, jauh dari memadai. Berbagai masalah hadir, seperti kapasitas penumpang dan kualitas yang sangat rendah dan masalah kemacetan yang jauh dari selesai (Munawar 2007). Tingginya biaya angkutan di negeri ini menjadi sebuah keniscayaan yang pasti bila berkaca pada kondisi angkutan kita saat ini. Perekonomian masyarakat dan negara menjadi tumbal dari masalah ini.

Continue reading →

Advertisements

Analogi Sederhana : Sejahtera Tanpa Upah Minimum

1458642988346

Dalam melihat suatu kebijakan kita perlu memperhatikan dari berbagai sudut. Ada kebijakan yang terlihat buruk, tapi sebenarnya memiliki dampak baik, sebutlah dihapusnya subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM). Ada pula kebijakan yang terlihat baik, tapi sebenarnya memberikan dampak yang buruk atau memperburuk keadaan yang ada saat ini. Misalnya kebijakan monopoli atau penguasaan penuh oleh negara, terdengar sangat nasionalis, tapi apakah akan menjamin keadaan akan baik? Belum tentu. Continue reading →

Proteksi Impor: Kebijakan Salah Sasaran

impor_karikatur-www-agrofarm-co-id

Dapatkah manusia bertahan hidup tanpa pangan? Rasanya mustahil. Pangan selalu menjadi kebutuhan hidup dasar yang harus dipenuhi oleh setiap orang untuk bisa bertahan hidup. Ketahanan menjadi sebuah keharusan untuk bisa mencukupi kebutuhan pangan suatu bangsa. Ketahanan pangan ada ketika seluruh orang, kapanpun, dapat mengakses secara ekonomi dan fisik atas pangan yang sehat dan bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan dan pilihan untuk kehidupan yang sehat dan aktif (FAO, 2008).

Demikian pula dengan kondisi ketahanan pangan kita. Negara yang disebut negara agraris ini harus bisa menjamin ketersediaan pangan yang sesuai untuk menghidupi 230 juta orang. Continue reading →

Antara Peluang dan Bencana

kereta

Apakah bonus demografi itu sebuah peluang atau bencana? Bagaimana dengan bonus demografi yang akan Indonesia hadapi pada tahun-tahun mendatang? Apakah bencana atau peluang? Tidak ada jawaban yang tepat. Apakah ini peluang atau bencana. Jawaban ini tergantung dengan perspektif kita dalam melihat suatu peristiwa. Belum berakhirnya bonus demografi negara Indonesia membuat kita hanya bisa berspekulasi dan menduga-duga apakah bonus demografi yang dialami Indonesia saat ini bencana atau sebuah peluang. Demi mencari jawaban dari pertanyaan utama kita, kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi Indonesia saat ini, agar kita dapat menilai sedikit lebih objektif. Continue reading →

Malapetaka Proteksi Impor Beras

foto-revolusi-hijau-upaya-tingkatkan-pangan-bagi-miliaran-orang

Beras yang sudah menjadi komoditas utama pangan Indonesia membuat beras menjadi sangat sensitif bagi hajat hidup masyarakat. Setiap pergerakan harga yang muncul dari keseimbangan supply-demand beras di pasar menjadi perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah. Kebijakan demi kebijakan telah dilakukan pemerintah demi terciptanya harga pada ekulibrium yang bisa dijangkau bagi berbagai kelas masyarakat. Continue reading →

Masalah Dibalik Ketimpangan Pendapatan

us-income-inequality-record-breaking.si_-470x260Tahun 2008, terjadi krisis yang merusak tatanan ekonomi dunia. Negara dengan ekonomi besar dunia runtuh. Amerika Serikat dan Uni Eropa yang telah menjadi pemain ekonomi terbesar dunia tak berkutik. Pada saat yang sama muncul negara-negara yang sebelum tidak diperhatikan selama ini muncul di permukaan dunia sebagai negara yang bertahan dari krisis yang merusak tata ekonomi dunia saat itu. Satu di antara negara yang berhasi lolos dari krisis tersebut adalah Indonesia. Continue reading →